Tugusatu.com- Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Jawa Timur, mulai menghitung dampak efisiensi energi di tengah padatnya agenda event nasional hingga internasional pada April-Juni 2026.
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyatakan masih menunggu aturan teknis dari pemerintah pusat sebelum mengambil langkah lanjutan.
“Ini nanti kita evaluasi sembari menunggu regulasi dari pemerintah pusat,” tegas Baihaqi, Selasa (31/3/2026).
Saat ini, kebijakan efisiensi energi telah mengubah pola kerja. Hal itu muncul sebagai respons atas terganggunya pasokan energi global, yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah. Imbasnya, pemerintah mulai mengatur ulang pola aktivitas, termasuk penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara satu hari dalam sepekan serta imbauan serupa bagi sektor swasta.
Tak hanya itu, pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi juga mulai diberlakukan. Setiap kendaraan dibatasi maksimal 50 liter per hari untuk jenis pertalite dan biosolar. Kebijakan ini dinilai berpotensi menekan mobilitas masyarakat yang menjadi faktor kunci dalam pergerakan wisata.
Di sisi lain, Kota Malang justru tengah memasuki momentum strategis. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 menjadi panggung sejumlah event berskala besar yang ditargetkan mendongkrak kunjungan wisata.
Salah satu agenda utama adalah event maraton pada 26 April yang diinisiasi J99 dan didukung sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Ekonomi Kreatif. Ajang ini diperkirakan diikuti sekitar 7.000 pelari dari tingkat lokal, nasional hingga Asia Tenggara.
Selain itu, pada 16 Juni akan digelar reli sepeda motor antik, serta sejumlah turnamen internasional lainnya yang masih dalam rangkaian perayaan.
Disporapar kini dihadapkan pada dua kepentingan, yakni menjaga geliat pariwisata tetap tumbuh, sekaligus menyesuaikan diri dengan kebijakan efisiensi energi. Evaluasi menyeluruh menjadi kunci agar event tetap berjalan tanpa kehilangan daya tarik maupun jumlah kunjungan.






