Diskopindag Kota Malang Gerakkan UMKM Sambut Tamu Harlah 1 Abad NU

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo

Tugusatu.com- Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Jawa Timur, mendorong UMKM menyiapkan produk terbaik menyambut 100 ribu jemaah Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026.

“Diskopindag menata UMKM, yang pasti semua terkoordinir bersama memberikan yang terbaik untuk suksesnya Harlah NU,” tegas Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi, kemarin.

Eko menjelaskan Harlah NU ini menjadi momentum sangat penting bagi masyarakat Kota Malang. Kedatangan tamu dari 38 kabupaten/kota di Jatim dan provinsi lainnya pasti berdampak pada perekonomian.

Untuk itu, pelaku UMKM didorong turut ambil bagian memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan produk berkualitas menjadi oleh-oleh khas dari Kota Malang.

“Dengan kedatangan tamu ke Malang pastinya akan berdampak pada perekonomian,” katanya.

Menurut Eko, Kota Malang kini menjadi magnet tersendiri sebagai tempat kegiatan skala nasional dan internasional. Sebab, Kota Malang telah menyandang predikat Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative City) di bidang Media Arts. Bahkan, Kota Malang meraih penghargaan Asean Clean Tourist City Award 2026.

“Semua pelaku usaha akan menikmati, mulai kuliner sampai hotel. Mereka mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Saat ini, segala pembenahan perkotaan sejalan dengan pembinaan UMKM dan jasa wisata telah berpengaruh pada perkembangan dan kemajuan daerah. Alhasil, implementasi visi dan misi kepala daerah serta dasa bakti unggulan mengusung kearifan lokal berbasis kerakyatan telah dirasakan langsung oleh masyarakat.

Adapun Program Dasa Bakti yang terus bergulir dan diperkuat, yaitu Ngalam nyaman, Ngalam asyik, Ngalam seger, Ngalam rijik, Ngalam idrek, Ngalam santun, Ngalam pinter, Ngalam laris, Ngalam tahes, Ngalam ngopeni. Dampak dari program signifikan ditandai dengan peningkatan pendapatan masyarakat berimbas pada pertumbuhan ekonomi.

Selama gelaran Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU pada 7-8 Februari 2026 di Stadion Gajayana, Diskopindag mengambil peran dengan menyiapkan UMKM guna melayani pengunjung. Pasar wisata dan destinasi Kayutangan Heritage yang eksotis siap menyambut kedatangan tamu dari berbagai daerah.

Begitu juga pelaku UMKM yang berada di setiap sudut kota menghadirkan produk berkualitas untuk oleh-oleh pada gilirannya memantik minat para tamu berbelanja. Sesuai data tahun 2026, jumlah UMKM di Kota Malang tumbuh, kini sebanyak 49.420 pelaku usaha dari sebelumnya 41.200 pelaku usaha. Terbanyak sektor kuliner menyusul fesyen, kriya, ekraf, jasa, dan usaha lain.

“Diskopindag sudah menata UMKM, yang pasti semua terkoordinir bersama memberikan yang terbaik untuk suksesnya Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU,” pungkasnya.

ISSN 3063-2145
Penulis: Bagus SuryoEditor: Tim editor