Tugusatu.com- Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan mengapresiasi kemajuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja Kabupaten Lamongan dalam mengawal program KDMP,” tegas Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di KDMP Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, sembari berdialog dengan pengurus koperasi, Selasa (27/1/2026).
Ia mengapresiasi setelah memastikan langsung sebanyak 95 KDMP di Kabupaten Lamongan aktif menjalankan proses bisnis di sektor pangan dan perdagangan. Capaian kinerja koperasi itu beromzet mencapai Rp473.474.950.
“Kabupaten Lamongan menjadi daerah dengan capaian progres KDMP tertinggi di Jawa Timur,” ucapnya.
Bahkan, sebanyak 13 gerai sudah 100 persen menyelesaikan pembangunan fisik. Percepatan pembangunan sarana dan prasarana meliputi gerai, pergudangan, dan kelengkapan pendukung. Prosesnya melalui inventarisasi serta optimalisasi aset desa dan aset daerah secara kolaboratif bersama Kodim 0812 Lamongan.
Adapun kesiapan lainnya yang berprogres, yaitu peningkatan kapasitas sumber daya manusia menyentuh 948 pengurus dari 474 KDMP.
Di sisi lain, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan menggenjot sosialisasi dan pengembangan usaha. Upaya itu bekerja sama dengan BUMN strategis di antaranya PT Pupuk Indonesia, PT Pertamina, Perum BULOG, dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (IDFOOD).
Ia menyatakan KDMP terus diperkuat lantaran menjadi sentral ekonomi rakyat di tingkat desa. Keberadaan koperasi bakal menggerakkan ekonomi desa.
Selama ini, KDMP memberikan dukungan pada program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai mitra pemasok kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kini, ada 8 KDMP di Kabupaten Lamongan telah bermitra dengan SPPG.
Bidang usaha lainnya menampung dan mengelola hasil usaha rakyat mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan. Dengan demikian, KDMP dirancang sebagai agregator rantai pasok nasional untuk memotong jalur distribusi yang panjang. Alhasil, harga kebutuhan pokok menjadi lebih murah dan stabil di tingkat konsumen.






