Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menekankan pentingnya optimalisasi database yang menjadi patokan dalam membuat kebijakan komprehensif dan detail.
“Ada beberapa hal jadi catatan. Database perlu dioptimalkan. Saat ini, kita punya DTSEN kemudian dilengkapi data kita sendiri pakai PDKTSAM Reborn. Dari situ bisa melihat profiling masyarakat karena dasar kebijakan komprehensif dan detail dari itu. Ini yang kita selesaikan,” tegas Amithya, Kamis (5/3/2026).
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berisi profil kondisi sosial-ekonomi penduduk Indonesia menjadi basis data terintegrasi. Dalam konteks ini, dewan mendorong optimalisasi terintegrasi dengan Pendataan Kesejahteraan Sosial Kota Malang (PDKTSAM) Reborn milik Pemkot Malang.
“RPJMD tahun pertama Pak Wali Kota (Wahyu Hidayat) itu investasi sumber daya manusia (SDM). Investasi bukan berarti bisa langsung dirasakan sekarang. Secara kasuistis masih ada putus sekolah, padahal sudah ada beasiswa. Ada stunting, kenapa masih terjadi. Lalu, sama-sama kita lihat,” katanya.
Guna mendalami problematika pembangunan, basisnya menggunakan database kemudian intervensi melalui kebijakan yang komprehensif. (*)






