Kanal

Network

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Tugu Satu Facebook
Tugu Satu Twitter
Tugu Satu Instagram
Tugu Satu YouTube
Copyright © 2024 Tugu Satu. Allright Reserved

Efek Ganda Kompos Supiturang

Oleh
Minggu, 10 Desember 2023 - 16:19 WIB

Fatimah cekatan mengepak kompos di gedung komposting Unit Pelaksana Teknis Pengolahan Sampah Supiturang di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

“Saya mengemas 100 bungkus per hari,” kata Fatimah membuka pembicaraan, kemarin.

Tak begitu lama, kompos yang menggunung sudah berpindah tempat di kemasan plastik 5 kg. Di sudut gedung seluas 2.800 meter persegi bersebelahan dengan gedung sorting plant, Fatimah bekerja bersama 13 orang. Mereka di antaranya Dwi, Dafa, Yusril, Dimas, Fauzi, Yoga, Faktur, Muklas dan Wahyu. Tugasnya mulai pemilahan, pengolahan, pencacahan, fermentasi, operator alat berat sampai pengemasan.

Sentuhan tangan perempuan itu bersama pekerja lainnya memberikan andil signifikan dalam program penanganan stunting, pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan dan mewujudkan indeks kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga :  Bea Cukai Malang Gagalkan pengiriman Rokok Ilegal dan Ganja

Betapa tidak, sampah organik yang volumenya terus bertambah dari skala rumah tangga dan pasar tradisional se Kota Malang diolah menjadi kompos. Lalu, pupuk organik itu dikembalikan lagi ke masyarakat. Pemanfaatan untuk pertanian dan urban farming. Siklus pengelolaan persampahan terintegrasi mengubah wujud asli sampah menjadi kompos telah menyelesaikan berbagai persoalan.

Sampah dari kampung akhirnya kembali ke kampung usai bersalin rupa dalam wujud kompos. Pupuk itu menyuburkan tanah dan tanaman. Panen cabai dan sayur dipetik depan rumah guna mencukupi kebutuhan gizi balita stunting. Pertanian ramah lingkungan terwujud dengan suplai pupuk organik dari tempat pemrosesan akhir (TPA) Supiturang.

Koordinator Komposting Unit Pelaksana Teknis Pengolahan Sampah Supiturang Teguh Sambodo menyatakan sampah organik yang diolah sekitar 10 ton per hari. Panen kompos 40% dari bahan baku sampah yang masuk komposting. Setelah dikemas, kompos dibagikan gratis ke masyarakat.

Baca Juga :  JFX Gelar Pasar Murah Ramadan di Pangkal Pinang

“Setiap warga boleh mengambil 3 kuintal per kemasan 5 kg. Bila instansi dapat 100 bungkus atau 5 kuintal kompos,” ucapnya.

Kompos buatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang layak sebagai pupuk organik dan media tanam lantaran berkualitas SNI. Di lahan komposting seluas 2.800 meter persegi, sampah diubah menjadi kompos melalui proses pemilahan, pencacahan, fermentasi, maturasi, pengayakan dan pengemasan.

Fermentasi dengan mengecek keasaman (ph), suhu dan kadar air. Starternya dari air lindi di bak penampungan untuk menyiram bahan kompos. Seluruh proses sesuai standar operasional prosedur dan berteknologi modern komplet dengan uji laboratorium. Hasil kompos memiliki efek ganda berkontribusi turut menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan mulai urban farming, stunting sampai meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga :  Golongan Manusia dalam Menjalani Kehidupan, Apa Saja?
BERITA LAINNYA

Wahyu Hidayat Putuskan Maju Pilkada 2024 Usai Salat Istikharah

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan bakal memutuskan untuk mencalonkan diri di Pilkada 2024 usai salat istikharah.

| 24 jam lalu

Kinerja Pelayanan Publik Meningkat, Wahyu Hidayat: Kemudahan Investasi Tumbuhkan Perekonomian

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan kinerja pelayanan publik di Kota Malang meningkat sejalan dengan kemudahan investasi

| 1 hari lalu

Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola IPAL, Pj Wali Kota Malang: Problem Sanitasi Harus Dikendalikan

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melakukan percepatan untuk mengurangi kantong kemiskinan sekaligus penanganan stunting dan kesehatan lingkungan.

| 1 hari lalu

Bea Cukai Malang Gagalkan pengiriman Rokok Ilegal dan Ganja

Tugusatu.com, MALANG—Bea Cukai Malang berhasil menggagalkan pengiriman rokok ilegal dan ganja lewat jasa ekspedisi. Kepala Bea Cukai Malang, Gunawan Tri

| 7 hari lalu

 Jadikan Agen Literasi Keuangan, OJK Malang Latih Kepala Sekolah

Tugusatu.com, MALANG—OJK Malang menyelenggarakan training of trainers (TOT) agen literasi keuangan kepada kepala sekolah se-Kota Batu pada hari Rabu, 10

| 7 hari lalu

Penjabat Wali Kota Malang Minta ASN Waspadai Bahaya Pinjol dan Judi Online

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan sampai terjerat judi online dan pinjaman

| 2 minggu lalu

Seribu Rumah Warga Miskin di Kota Malang Tidak Layak Huni

Tugusatu.com, MALANG– Pemkot Malang, Jawa Timur, menyatakan rumah tidak layak huni yang ditempati warga miskin mencapai 1.106 rumah di lima

| 2 minggu lalu

PDKTSAM Kota Malang Percepat Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

Tugusatu.com, MALANG– Aplikasi Pendataan Kesejahteraan Sosial Kota Malang (PDKTSAM) Reborn merupakan wujud kolaborasi perangkat daerah dalam menangani kemiskinan. Pasalnya, mencegah

| 4 minggu lalu

Pemkot Malang Luncurkan PDKTSAM Reborn untuk Percepat Penanganan Kemiskinan

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, melakukan akselerasi penanganan kemiskinan dengan meluncurkan aplikasi Pendataan Kesejahteraan Sosial Kota Malang (PDKTSAM)

| 4 minggu lalu

Penjabat Wali Kota Malang Nyatakan Deflasi Bukan Indikator Penurunan Daya Beli

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM minta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memantau perkembangan

| 1 bulan lalu
fokus

Dispangtan Kota Malang Segera Perbaiki Irigasi Rusak

Aset Sawah Dijaga Sesuai Permintaan Petani

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang memastikan aset daerah berupa sawah

| 28 Juni 2024

Petani Minta Pemkot Malang Cegah Alih Fungsi Sawah

Tugusatu.com, MALANG– Petani minta Pemkot Malang menjaga sawah jangan sampai

| 28 Juni 2024
Copyright © 2024 TuguSatu.com. Allright Reserved