Tugusatu.com- Alun Alun Merdeka Malang, Jawa Timur, kini menghadirkan spirit dan suasana baru yang semakin atraktif. Taman kota bernilai histori tersebut melengkapi wisata heritage sebagai destinasi unggulan dalam satu kawasan.
“Revitalisasi ini kan sudah selesai, hanya tinggal finishing,” tegas Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, kemarin.
Wahyu menyatakan revitalisasi Alun Alun Merdeka merupakan upaya pemanfaatan potensi terintegrasi mewujudkan kawasan heritage. Lokasinya berdekatan dengan Kayutangan, Splendid, Balai Kota, Alun Alun Tugu dan Stasiun Kota Baru.
Kini, imbas revitalisasi telah membuat destinasi wisata itu bersalin rupa menjadi lebih nyaman dikunjungi. Termasuk ramah anak lantaran menghadirkan lingkungan yang aman dan sehat. Pengunjung pun bisa memanfaatkan fasilitas ruang ibu menyusui yang bersih dan layak.
Fasilitas zona bermain anak seluruhnya baru, aman dan nyaman. Bahkan, ada penambahan ikonik baru ‘Ayas Ngalam’ menjadi fotogenik. Di tengah alun alun, air mancur hadir bernuansa tujuh warna.
Selanjutnya, Pemkot Malang akan menata areal khusus pedagang kaki lima. Rencananya, pedagang menempati sekitar Splendid berdekatan dengan pasar burung dan pasar bunga. Penataan akan terus bergulir mengingat di tempat itu ada sejumlah bangunan berarsitektur kolonial peninggalan zaman Belanda.
Wahyu menjelaskan proses penataan kawasan melibatkan pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi. Hal itu dilakukan mengingat Kota Malang sedang mewujudkan kawasan dan pemeringkatan heritage. Hal itu memerlukan kajian Tim Ahli Cagar Budaya setelah pendataan cagar budaya.
Revitalisasi Alun Alun Merdeka Malang melalui dana tanggung jawab sosial Bank Jatim senilai Rp5,2 miliar. Kini, pembangunan sudah rampung dan tinggal diresmikan oleh Wali Kota Wahyu pada 27-28 Januari 2026.






