Kanal

Network

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Tugu Satu Facebook
Tugu Satu Twitter
Tugu Satu Instagram
Tugu Satu YouTube
Copyright © 2024 Tugu Satu. Allright Reserved

Mengintip Keriuhan Megengan di Kel. Madyopuro Kota Malang

Oleh
Sabtu, 9 Maret 2024 - 23:33 WIB

Tugusatu.com, MALANG – Megengan atau hari menyambut Ramadan, tradisi yang banyak dilakukan umat Islam Jawa.

Beragam ekspresi masyarakat merayakan megengan. Warga Kelurahan Madyopuro, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, mengekspresikan megengan dengan khas, yakni lewat perayaan gunungan apem, suatu yang menarik jika dikemas dan “dijual” menjadi kalender wisata Kota Malang.

Keramaian perayaan megengan sudah tampak sejak pagi hari. Suasana berbeda tampak di Gang Mirej, Kelurahan Madyopuro Kota Malang, Sabtu (09/3/2024) pagi.

Di halaman sebuah rumah, sekelompok ibu-ibu sedang sibuk dengan peralatan dapur mereka. Ada yang membuat adonan, ada pula yang sigap membuka tutup cetakan kue di atas kompor.

“Harus sering-sering dilihat agar apemnya tidak gosong,” ujar Ima, warga Gang Mirej, RW 4 Kelurahan Madyopuro Kota Malang.

Kue apem untuk mengengan menyambut Ramadan.
Kue apem untuk mengengan menyambut Ramadan.

Tak jauh dari ibu-ibu yang memasak kue apem, tampak 5 orang pria bahu-membahu membuat sebuah tumpeng raksasa.

Baca Juga :  Tim Mahasiswa UMM Kembangkan Alat Bantu Jalan

Ada yang membuat rancak atau tempat kue yang terbuat dari batang daun pisang dan bambu, ada juga yang menyusun kue apem. Setidaknya, membutuhkan 600 kue apem untuk membentuk gunungan setinggi 2 meter.

Sumarno, warga gang Mirej menjelaskan, tradisi Megengan atau menyambut bulan Ramadan dengan membuat gunungan kue apem di kampungnya merupakan pertama kali.

“Ini baru pertama kali di sini jadi harus dibuat sebagus mungkin,” kata Sumarno.

Usai zuhur, warga pun berkumpul membawa gunungan apem untuk dikirab. Kirab dilakukan sejauh satu kilometer, dari gerbang perumahan bulan terang utama, menuju kompleks makam Ki Ageng Gribig.

Hujan deras yang mengguyur Kota Malang siang itu, tak menyurutkan semangat warga untuk menjalankan tradisi yang dilakukan setahun sekali ini. Tak hanya orang dewasa, puluhan anak kecil yang ikut kirab, dengan lantang melantunkan selawat sepanjang kirab berlangsung.

Baca Juga :  Pemkot Malang Antisipasi Cabai Picu Inflasi

Usai dikirab, gunungan apem dibawa ke sebuah musala yang ada di dalam kompleks makam. Duduk mengelilingi gunungan apem, warga dengan khidmat memanjatkan doa yang dipimpin tetua agama.

Mereka memohon agar diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa nanti. Sesaat setelah doa selesai, warga langsung berebut kue apem. Mereka percaya, kue apem yang telah diberi doa, dapat mendatangkan berkah.

“Semoga dapat berkah yang berlimpah nanti,” ujar Ratna, salah satu peserta kirab.

Acara Megengan ini diinisiasi kelompok sadar wisata RW 4 Kelurahan Madyopuro Kota Malang. Defri, Ketua Pokdarwis mengatakan, kue apem berasal dari Bahasa Arab Afwan yang berarti maaf. Sehingga kue ini bisa menjadi simbol saling memaafkan warga, agar memasuki bulan Ramadan dalam keadaan suci.

Baca Juga :  Wahyu Hidayat Responsif Tingkatkan Pelayanan Publik

Tradisi Megengan di kompleks makam Ki Ageng Gribig ini sudah dilakukan sejak tahun 2020 lalu. Selain merayakan datangnya bulan Ramadan, perayaan ini juga bertujuan untuk mengenalkan wisata religi yang ada di Kota Malang.

Ki Ageng Gribig merupakan sosok yang dipercaya sebagai pendiri wilayah Malang Raya.

“Ini sudah sejak 2020 lalu, tapi tahun ini yang ikut lebih banyak,” ujar Defri.

Dia berharap, acara ini menjadi daya tarik wisatawan, dan menjadi agenda resmi Pemerintah Kota Malang.

“Kalau jadi agenda wisata kan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya berharap.

Penulis: Abdul Malik
Editor: Choirul Anam

BERITA LAINNYA

Prodia bersama Roche Diagnostics Luncurkan Next Generation Laboratory Automation System

Tugusatu.com, MALANG—Emiten pelayanan jasa laboratorium kesehatan PT Prodia Widyahusada, Tbk (kode saham: PRDA), hari ini mengumumkan kemitraan dengan Roche Diagnostics

| 2 bulan lalu

Kasus Salah Tangkap, Korban Bisa Lapor ke LPSK

Tugusatu.com, MALANG—Korban aparat maupun korban tindak pidana seperti kasus salah tangkap dapat melaporkan pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

| 2 bulan lalu

Tak Lapor sebagai Pengusaha Kena Pajak, EP Divonis Penjara

Tugusatu.com, MALANG–Pengadilan Negeri Blitar telah menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara kepada EP, pelaku tindak pidana di bidang perpajakan.

| 2 bulan lalu

Tim Mahasiswa UMM Kembangkan Alat Bantu Jalan

Tugusatu.com, MALANG—Tim Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Angga Dwi Aprilio berserta timnya Fajar Trikusuma

| 2 bulan lalu

POCARI SWEAT Run Indonesia 2024 Digelar di Bandung

Tugusatu.com, MALANG— POCARI SWEAT Run Indonesia 2024 yang  memasuki tahun ke-11 akan digelar di Bandung pada 20-21 Juli. Marketing Director

| 2 bulan lalu

Tak Setor PPN, Tersangka Pidana Perpajakan Divonis 2 Tahun Penjara

Tugusatu.com, MALANG— Majelis hakim Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjatuhkan vonis terhadap S, tersangka tindak pidana perpajakan dengan

| 2 bulan lalu

Kayutangan Heritage Jadi Destinasi Favorit Libur Cuti Bersama

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan Kayutangan Heritage menjadi destinasi favorit selama libur cuti bersama Hari Raya

| 2 bulan lalu

Libur Panjang, Ini 5 Ide Destinasi Menarik

Tugusatu.com, MALANG—Beberapa destinasi yang layak dipertimbangkan saat libur panjang, seperti libur Waisak, yakni pusat perbelanjaan, biota laut di akuarium indoor,

| 2 bulan lalu

Aiptinakes Jatim Kerja Sama Dengan KREKI Cabang Malang Raya Dalam Kedaruratan dan Bencana

Tugusatu.com, MALANG– Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) Cabang Malang Raya meneken nota kesepahaman bidang penanggulangan bencana bersama Asosiasi Institusi

| 2 bulan lalu

Difabel Enam Provinsi Mengikuti Educamp Nasional 2024 di Malang

Tugusatu.com, MALANG– Penyandang disabilitas enam provinsi mengikuti Educamp Nasional 2024 Pramuka Inklusif di Posko Rescue Bela Negara Malang, di Desa

| 2 bulan lalu
fokus

Dispangtan Kota Malang Segera Perbaiki Irigasi Rusak

Aset Sawah Dijaga Sesuai Permintaan Petani

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang memastikan aset daerah berupa sawah

| 28 Juni 2024

Petani Minta Pemkot Malang Cegah Alih Fungsi Sawah

Tugusatu.com, MALANG– Petani minta Pemkot Malang menjaga sawah jangan sampai

| 28 Juni 2024
Copyright © 2024 TuguSatu.com. Allright Reserved