Amankan Swasembada Pangan di Musim Kemarau, Bupati Lamongan Gelontor Alsintan dan Sarpras Irigasi

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan alsintan guna mengamankan swasembada pangan menghadapi musim kemarau. Foto: Tugusatu/Ahmad Yakub/ist
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan alsintan guna mengamankan swasembada pangan menghadapi musim kemarau. Foto: Tugusatu/Ahmad Yakub/ist

Tugusatu.com- Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan alsintan kepada kelompok tani lengkap dengan sarana prasarana irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan dalam menghadapi musim kemarau, Kamis (11/5/2026).

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyerahkan 18 pompa, 3 mesin Kombi, dan 13 rotavator atau mesin pertanian modern yang berfungsi untuk mengolah tanah. Adapun hand traktor sebanyak 23 unit.

Selain itu, Pak Yes juga memberikan sarana prasarana irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan. Nantinya, pemasangan berada di 181 titik irigasi terutama daerah tadah hujan guna memudahkan petani dalam mengambil air.

“Jadi ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat setelah mempelajari dari rencana aksi yang kita buat dalam rangka menghadapi musim kering atau perubahan cuaca ekstrem yang akan datang,” tegas Pak Yes di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Lamongan.

Selama ini, pemerintah pusat memberikan dukungan penuh mengingat Lamongan sebagai lumbung pangan dan berhasil panen padi seluas 193 ribu hektare dari luas baku sawah 95 hektare. Capaian itu melampaui target luas tambah tanam pemerintah.

Pak Yes menekankan petani untuk terus bergerak menggunakan teknologi pertanian dan sistem yang lebih modern. Hal itu sebagai upaya menghadapi perubahan musim dan mengamankan swasembada pangan.

“Indeks pertanaman kita ada 2,1 mengalami kenaikan yang cukup drastis dari 1,64. Pada tahun ini kita di target untuk luas tambah tanam yang naik sangat signifikan, dari 193.000 menjadi 233.384, artinya kenaikan ini harus terus kita upayakan,” ujarnya.

“Beberapa langkah kita membuat rencana aksi termasuk hari ini pemberian bantuan alat-alat pertanian, sarana prasarana pertanian, pemilihan bibit yang baik, termasuk program pemupukan secara serentak. Semoga pupuk tersedia dengan lancar tidak ada kendala, juga pemberantasan hama,” imbuhnya.

Menurut Pak Yes, berbagai upaya ini dilakukan sebagai bentuk transformasi pertanian di Lamongan menjadi pertanian modern. Harapannya, panen masyarakat lebih besar, nilai tukar petani lebih besar, dan masyarakat semakin banyak memperoleh manfaat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Mugito, mengatakan bantuan alsintan tidak diberikan untuk individu melainkan kepada Poktan yang ada di Lamongan.

“Bantuan pertanian ini berbasis Poktan, bukan individu,” ucapnya.

Tujuh kelompok tani yang pada kesempatan tersebut menerima secara simbolis bantuan traktor roda crawler (rotavator), yakni Poktan Harapan Makmur Dumpiagung Kembangbahu, Tani Mulyo Kanoman Wonokromo Tikung, Sekar Gading III Sekaran, Tani Seger Satu Karangwungu Karanggeneng, Sri Manunggal Lopang Kembangbahu, Sekar Srengenge VI Sungegeneng Sekaran, dan Sumber Tani Dua Sumberbendo Mantup.

Penulis: Ahmad YakubEditor: Bagus Suryo