Tugusatu.com- Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan koperasi berkontribusi turut meningkatkan kinerja perekonomian Lamongan dengan capaian 5,90 persen pada tahun 2025 (Y-on-Y), dan meningkat menjadi 10,79 persen (Q-to-Q) pada tribulan pertama tahun 2026. Hal ini menunjukkan koperasi di Lamongan semakin sehat, berkualitas, dan berkemajuan.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes mengungkapkan koperasi yang aktif sebanyak 1.628 koperasi termasuk 474 KDKMP di dalamnya, serta memiliki kurang lebih 114.159 anggota.
“90 Gerai KDKMP di Lamongan telah diresmikan dan beroperasi, manfaatnya mulai dirasakan oleh masyarakat sekaligus menempatkan Lamongan sebagai salah satu daerah tercepat secara nasional dalam dalam pengembangan KDKMP,” tegas Pak Yes.
Kemajuan itu, lanjutnya, menunjukkan semakin kuatnya peran koperasi dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Ke depan Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus memperkuat daya saing koperasi,” katanya dalam momentum Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 pada Minggu (12/7) di Halaman Pemkab Lamongan.
Guna memperkuat daya saing koperasi, Pemkab Lamongan memiliki program prioritas UMKM Naik Kelas. Selain itu sinergi dengan Dekopinda juga pihak lainnya akan terus diperkuat. Hal ini tentu dengan tujuan agar kapasitas, tata kelola dan kualitas koperasi dapat terus meningkat.
“Akhirnya marilah kita jadikan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat gerakan koperasi dengan semangat gotong royong, inovasi, dan transformasi. Saya yakin koperasi akan semakin berjaya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan mendorong kemajuan di Kabupaten Lamongan,” pungkas Pak Yes.
Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan mempercepat pembentukan 474 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, saat ini sebanyak 264 gerai KDKMP telah selesai dibangun dengan 90 di antaranya telah beroperasi.






