Lamongan Kian Kokoh Jadi Lumbung Pangan Nasional

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi panen raya padi. Foto: Tugusatu/Yakub/ist
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi panen raya padi. Foto: Tugusatu/Yakub/ist

Tugusatu.com- Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA, M.EK dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, S.T, B.Eng, M.Sc (Yuhronur-Dirham) menorehkan kinerja terbaik pembangunan ketahanan pangan dengan memperkuat peran penting sektor agrikultur dan perikanan regional.

Kinerja setahun kepemimpinan, Lamongan berhasil memenuhi pangan lokal sekaligus berkontribusi menjaga ketahanan pangan nasional. Capaian itu turut meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Bahkan, sektor kelautan dan perikanan menjadi pilar penting dalam struktur ekonomi daerah. Sepanjang tahun 2025, produksi perikanan mencapai 129.790,64 ton.

Yuhronur-Dirham konsisten mewujudkan harapan masyarakat dengan mendorong penerapan program teknologi pertanian modern, dan inovasi dalam metode budi daya. Termasuk memberikan dukungan melalui program peningkatan kesejahteraan petani. Imbasnya, produktivitas dan kualitas hasil pertanian signifikan.

“Sebanyak 18 daerah irigasi direhabilitasi, didukung 389 embung desa meliputi 196 embung tampungan. Bantuan pupuk dan benih disalurkan untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan,” kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi akrab disapa Pak Yes, Jumat (20/2/2026).

Semua program itu sejalan dengan dukungan alsintan, pembangunan jalan usaha tani, serta pelatihan berbasis kelompok dan sekolah lapang.

Hasilnya, produksi padi meningkat mencapai 1.335.099 ton ketimbang tahun 2024 sebanyak 1.138.539 ton. Capaian ini menjadi yang tertinggi se Jatim, apalagi luas tambah tanam terealisasi 193.786 hektare bakal mendongkrak panen tahun ini.

Masyarakat telah merasakan manfaat kebijakan tepat sektor pertanian. Alhasil, daya beli dan kesejahteraan terjaga dengan Nilai Tukar Petani (NTP) 2025 meningkat di angka 124,97 dibandingkan 2024 hanya 123,93.

Kini, Kabupaten Lamongan semakin kokoh sebagai lumbung pangan nasional.

“Semangat petani Lamongan sederhana, lebih baik menanam daripada menunggu dan itulah kekuatan daerah ini,” ujar Pak Yes.(*)

ISSN 3063-2145
Penulis: Ahmad YakubEditor: Bagus Suryo