Pemkot Malang Buka Warung Tekan Inflasi Selama Ramadan

Warung tekan inflasi di Pasar Blimbing, Kota Malang. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo
Warung tekan inflasi di Pasar Blimbing, Kota Malang. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo

Tugusatu.com- Pemkot Malang, Jawa Timur, membuka warung tekan inflasi dan gerakan pangan murah (GPM) guna menstabilkan harga sembako selama Ramadan.

“Selama Ramadan kita 20 kali GPM. Jadi antisipasi sejak sebelum Ramadan, antisipasi H-3 sebelum Idulfitri, agar harga bahan pokok ini dapat terkendali. Kita akan gerakan pangan murah ini merata, nanti di 5 kecamatan, ada beberapa titik,” tegas Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Pemkot Malang telah menggelar GPM sejak sebelum Ramadan di Kelurahan Arjowinangun. Dalam gelaran itu terungkap harga pangan stabil. Hanya saja, harga komoditas cabai yang melonjak.

Pantauan di Merjosari, harga komoditas penyumbang inflasi itu Rp75.000 per kg, sedangkan di Pasar Oro Oro Dowo Rp90.000 per kg. Karena itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah telah melakukan berbagai upaya pengendalian melalui GPM dan membuka lagi warung tekan inflasi.

“Memang harga cabai agak sedikit melonjaknya lumayan,” ungkap Wahyu.

Selanjutnya, Wahyu minta Diskopindag melakukan kerja sama antardaerah guna menekan harga cabai. Kerja sama bisa dengan Kabupaten Malang, Lumajang, Jember, dan Probolinggo.

ISSN 3063-2145
Penulis: Maghfirotul HasanahEditor: Ahmad Yakub