Tuhusatu.com- Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menyalurkan bantuan Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) untuk 159 balita stunting dan 30 ibu hamil rentan senilai Rp190.253.000.
Ketua Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi menyalurkan bantuan itu di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (13/1).
Anis yang juga Ketua Genting Lamongan mengatakan bantuan periode kedua bergulir setelah menyalurkan bantuan serupa pada periode September-Desember 2025 sebesar Rp135 juta untuk 160 balita dan 32 ibu hamil. Dari data di periode pertama, bayi mengalami peningkatan berat dan tinggi badan.
“Dari 160 balita yang memperoleh treatment selama 3 bulan atau 100 hari, diperoleh hasil, yakni 98 persen balita berat badannya naik,” katanya.
Menurut Anis, capaian ini artinya 156 dari 160 balita berat badannya naik dari hasil timbang. Adapun balita yang berat badannya tetap sekitar 1,75 persen atau 3 balita, dan yang berat badan turun 0,25 persen atau 1 balita.
“Kenapa mengalami turun kemungkinan karena sakit. Persentase tinggi badan dari 160 balita setelah memperoleh makanan bergizi dari Program Genting ini 88 persen atau 140 balita bertambah tinggi, dan tetap 20 balita atau 12 persen,” ucapnya.
Anis menjelaskan tahun ini ada kenaikan anggaran untuk program bayi di bawah 2 tahun (baduta) stunting. Program untuk 1 paket bantuan setiap baduta stunting mendapatkan sekali makan per hari senilai Rp7 ribu selama 100 hari, totalnya Rp700 ribu. Selain itu, ada tambahan pemberian beras fortivit 3 kg per anak. Ibu hamil kurang energi kronis pun diberikan bantuan berupa susu hamil sebanyak 10 boks susu.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang menyampaikan terima kasih karena permasalahan stunting ini telah ditangani secara serius dan benar. Ia berkomitmen Lamongan zero stunting. Itu sebabnya program ini akan terus bergulir guna terus menjaga tumbuh kembang anak dan menyiapkan generasi emas yang cerdas, kuat, dan mandiri.






