Tugusatu.com- Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, responsif menangani banjir akibat hujan intensitas tinggi membuat debit air di Bengawan Jero meningkat. Bantuan pun telah digulirkan kepada warga terdampak karena keselamatan dan kebutuhan pokok warga menjadi yang utama.
Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA, M.EK memimpin langsung penanganan banjir bersama Wabup Dirham Akbar Aksara, S.T, B.Eng, M.Sc dan perangkat daerah. Pemkab Lamongan tak sendiri, melainkan melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS), Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air (PU SDA) Pemprov Jatim, BPBD Jatim, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Banjir akibat curah hujan yang tinggi. Respons cepat melalui percepatan infrastruktur pengendali banjir, di antaranya aktivasi dan penambahan pompa, pengerukan serta normalisasi sungai bersama BBWS, BNPB, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” tegas Bupati Lamongan akrab disapa Pak Yes, kemarin.
Baru-baru ini, enam unit pompa air tambahan didatangkan untuk menyedot air di Sluis Kuro, Kecamatan Karangbinangun. Keberadaan pompa sangat membantu mengeluarkan air sekitar 2.500 liter per detik sekaligus mengurangi genangan di sejumlah lokasi. Penanganan banjir sejalan dengan penyaluran bantuan sebanyak 20.135 paket kepada warga terdampak.
Selama ini, Pak Yes yang responsif memperkuat sinergi dan kolaborasi senantiasa kerja bareng melibatkan pemangku kepentingan untuk melayani masyarakat. Dalam konteks ini, keselamatan dan kebutuhan pokok warga sebagai prioritas utama.
Pemkab Lamongan getol melakukan berbagai upaya percepatan infrastruktur guna pengendalian banjir sejak sebelum musim hujan.
Kepala Dinas Kominfo Pemkab Lamongan, Sugeng Widodo menambahkan pekerjaan normalisasi sungai dikebut, salah satunya di Kali Gayaran di Desa/Kecamatan Paciran pada November 2025 lalu. Material sedimentasi dikeruk sehingga sungai berfungsi normal. Dampaknya, mencegah banjir sekaligus memudahkan nelayan menambatkan perahu.
Dalam upaya implementasi program prioritas mewujudkan infrastruktur daerah yang mantap dan berwawasan lingkungan, Pemkab Lamongan mencapai kinerja optimal meningkatkan infrastruktur yang berkualitas dan merata, mendongkrak kualitas lingkungan hidup, serta meningkatnya kapasitas kesiapsiagaan bencana.(*)






