Kanal

Network

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Tugu Satu Facebook
Tugu Satu Twitter
Tugu Satu Instagram
Tugu Satu YouTube
Copyright © 2024 Tugu Satu. Allright Reserved

Hadapi Tantangan Global, Perlu Dipertimbangkan Paradigma Nusantarisasi

Oleh
Rabu, 15 Mei 2024 - 17:51 WIB

Tugusatu.com, MALANG—Perlu dipetimbangkan penggunaan paradigma Nusantarisasi untuk menghadapi tantangan global serta keluar dari kungkungan paradigma kolonial.

Guru Besar Sosiologi Universiti Sains Malaysia, Prof. Mohammad Reevany Bustami, mengatakan Nusantarisasi kunci melepaskan diri dari pengaruh paradigma kolonial. Nusantarisasi sangat penting. Termasuk bagi para ilmuwan sosiologi untuk mentransformasi ilmu sosial Nusantara yang berbasis diri.

“Masyarakat akan bisa menggunakan potensi dan kekuatan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk melihat dan memahami dunia dengan sudut pandang dan konstruksi berpikir sendiri,” ujarnya dalam Kuliah Tamu Internasional Prodi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (14/5/2024).

Dengan demikian, kata dia, orang  bisa menggunakan pikiran, bahasa, kebijaksanaan, dan warisan budaya  untuk memahami realitas yang ada dengan lebih baik.

Baca Juga :  Penjabat Wali Kota Malang Pastikan Kebutuhan Petani Terpenuhi

Selain itu juga untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi sambil tetap berhubungan harmonis dengan dunia di sekitar kita tanpa terjebak dalam pandangan penjajah

Dia menjelaskan, konsep nusantarisasi bukan hanya wacana, tapi juga merupakan panggilan untuk memperkokoh identitas dan kekuatan kolektif bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

Dengan melepaskan diri dari pengaruh kolonial, Indonesia dapat menggali potensi yang ada dan membangun pemahaman serta solusi yang autentik sesuai dengan realitas dan nilai-nilai lokal. Ini juga sebagai cara menjaga harmoni dengan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Wakil Dekan I FISIP UMM, Najamuddin Khairur Rijal, menekankan dukungan penuh akan kegiatan serupa. Hal itu tak lepas dari upaya peningkatan pemahaman dan wawasan mahasiswa akan nusantarisasi dalam konteks ilmu sosial.

Baca Juga :  Mobil Tabrak Showroom Apa Bisa Dicover? Begini Penjelasannya

“UMM memang selalu menyediakan berbagai pilihan dan cara untuk menambah wawasan baru para mahasiswa. Maka, jangan sampai saudara menyia-nyiakan potensi dan kesempatan yang ada. Ikuti seminar dan konferensi kemudian tingkatkan pengetahuan lewat agenda-agenda tersebut. Sehingga ketika nanti turun ke masyarakat, saudara bisa memberikan solusi inovatif akan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Ketua Prodi Sosiologi UMM, Luluk Dwi Kumalasari, berharap Nusantarisasi bisa menjadi landasan para anak muda untuk menemukan solusi. Jadi, tidak terkungkung dan terjebah di paradigma kolonial.

 

 

BERITA LAINNYA

Kampung Tematik di Kota Malang Perlu Perawatan

Tugusatu.com, MALANG– Cat di rumah-rumah warga yang menjadi daya tarik pariwisata Kampung Warna Warni Kota Malang, Jawa Timur, mulai kusam.

| 8 jam lalu

Suhu Dingin Ekstrem Munculkan Embun Upas di Gunung Bromo

Tugusatu.com, MALANG– Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Kota Malang, Jawa Timur, mengeluarkan imbauan bagi calon pengunjung

| 1 hari lalu

Penjabat Wali Kota Malang Tekankan ASN Getol Berinfak di Baznas

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menyalurkan infak dan zakat melalui Unit Pengumpul

| 2 hari lalu

Penjabat Wali Kota Malang Ajak Ketua RW Komitmen Bersama Berantas Narkoba

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, mengumpulkan seluruh ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) guna membangun komitmen

| 2 hari lalu

Warga Sengkaling Lestarikan Tradisi Arak Tumpeng dan Rebutan Gunungan Suro

Tugusatu.com, MALANG– Tradisi Budaya Grebeg Suro di Dusun Sengkaling, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali digelar tahun

| 2 hari lalu

Pelanggar Cukai Rokok di Jatim Pilih Bayar Denda Rp4,7 Miliar Daripada Dipenjara

Tugusatu.com, MALANG– Pelanggar ketentuan cukai rokok lebih memilih membayar denda Rp4,7 miliar ketimbang di penjara. Denda sebesar itu dibayar oleh

| 3 hari lalu

Peringati Hari Pajak, DJP Jatim III Gelar E-Sports Olimpiade Excel

Tugusatu.com, MALANG— Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III menyelenggarakan Olimpiade Excel sebagai salah satu cabang olahraga

| 4 hari lalu

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Berhasil Amankan 932.960 batang

Tugusatu.com, MALANG—Bea Cukai Malang berhasil mengamankan  932.960 batang rokok ilegal  dan 203 botol MMEA Ilegal dengan nilai sekitar diperkirakan Rp1.285.839.700

| 4 hari lalu

Bea Cukai Jatim 2 Pilih Realistis Kejar Target Penerimaan Cukai 2024

Tugusatu.com, MALANG– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur 2 di Kota Malang, memilih realistis dalam mencapai target

| 5 hari lalu

Ketum PP Muhammadiyah: Pancasila Dasar untuk Moderasi Beragama

Tugusatu.com, MALANG—Pancasila merupakan dasar untuk moderasi beragama dengan konsep wasatiyah (jalan tengah)-nya. “Seperti yang kita tahu, Indonesia kaya akan keberagaman

| 5 hari lalu
fokus

Dispangtan Kota Malang Segera Perbaiki Irigasi Rusak

Aset Sawah Dijaga Sesuai Permintaan Petani

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang memastikan aset daerah berupa sawah

| 28 Juni 2024

Petani Minta Pemkot Malang Cegah Alih Fungsi Sawah

Tugusatu.com, MALANG– Petani minta Pemkot Malang menjaga sawah jangan sampai

| 28 Juni 2024
Copyright © 2024 TuguSatu.com. Allright Reserved