Lamongan Berkontribusi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Pemkab Lamongan bersama kelompok tani berkontribusi wujudkan swasembada pangan. Foto: Tugusatu/Ahmad Yakub
Pemkab Lamongan bersama kelompok tani berkontribusi wujudkan swasembada pangan. Foto: Tugusatu/Ahmad Yakub

Tugusatu.com- Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, berkontribusi dalam swasembada pangan setelah berhasil menambah luas tanam padi melampaui target nasional.

“Per tanggal 31 Desember 2025, capaian luas tambah tanam Lamongan 193.786 hektare atau 100,73 persen,” tegas Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara saat tasyakuran bersama Gabungan Kelompok Tani sembari menyaksikan zoom panen raya dan pengumuman swasembada pangan 2025 di Ruang Command Center Pemkab Lamongan, Rabu (7/1/2026).

Menurut Dirham, keberhasilan mendukung swasembada pangan ini merupakan wujud keseriusan Kabupaten Lamongan dalam mengelola potensi pertanian. Komitmen tersebut diaktualisasikan dengan melakukan ragam upaya untuk meningkatkan produktivitas padi.

Selama ini, Pemkab Lamongan gencar menyediakan bibit berkualitas, pembangunan perbaikan atau rehabilitasi jaringan irigasi baik primer, sekunder, dan tersier. Termasuk membangun embung serta sumur dalam maupun dangkal.

Pemkab Lamongan juga mengoptimalkan potensi lahan sawah dan bukan sawah untuk ditanami padi. Kini, tanaman padi tumbuh subur merambah rawa, lahan bera, dan perhutanan sosial.

Selain itu, alsintan terpenuhi termasuk penyediaan pompa. Bahkan, kapasitas sumber daya manusia meningkat lewat pendampingan melalui sekolah lapang baik SL GAP, SL PHT. Hal itu bertujuan agar budi daya padi bisa dikawal sampai hasil panen sehingga terus membaik.

Jadwal tanam pun diatur rapi dan detail setiap kecamatan, sekaligus monitoring lapangan harian hingga identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alsintan.

Di sisi lain, ketahanan pangan kian moncer dengan dukungan dana desa minimal 20 persen untuk pertanian. Dana itu rencananya akan digunakan untuk pelaksanaan sekolah lapang. Tujuannya agar kemampuan petani lebih maksimal dalam mengelola dan mengatasi masalah pertanian.

“Kerja keras seluruh petani di Lamongan berhasil dalam mewujudkan swasembada pangan. Semoga capaian ini menjadi acuan semangat untuk memaksimalkan potensi pertanian di Kabupaten Lamongan,” tuturnya.

Presiden Prabowo Subianto panen raya dan pengumuman swasembada pangan 2025, Rabu (7/1/2026). Acara itu diikuti Pemda seluruh Indonesia termasuk Pemerintah Kabupaten Lamongan secara online melalui kanal zoom. Pemerintah menyatakan Indonesia mencapai target swasembada pangan pada tahun 2025.

Penulis: Ahmad YakubEditor: Bagus Suryo