Kanal

Network

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Tugu Satu Facebook
Tugu Satu Twitter
Tugu Satu Instagram
Tugu Satu YouTube
Copyright © 2024 Tugu Satu. Allright Reserved

Pengurus KREKI Malang Raya Dilantik

Oleh
Selasa, 21 Mei 2024 - 19:48 WIB

Tugusatu.com, MALANG- Pengurus Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) Malang Raya, Jawa Timur, masa bakti 2024-2028 resmi dilantik dengan Ketua Ganif Djuwadi, Selasa (21/5). Wilayah kerja KREKI Malang raya meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Pelantikan pengurus itu di Kampus 2 Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) Rumah Sakit dr Soepraoen Malang. Hadir dalam acara di antaranya Rektor ITSK, Dinas Kesehatan Pemprov Jatim, Dinkes Kota Malang, Kepala Rumah Sakit dan Kepala BPBD se Malang Raya, serta relawan.

“Semangat kolaborasi di KREKI Malang Raya sangat kuat karena terdiri dari berbagai unsur,” tegas Ketua Umum Pengurus Pusat KREKI Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS.

Baca Juga :  UMM dan King’s College London Bangun Kampus Bersama di KEK Singhasari

Supriyantoro menjelaskan KREKI sebagai organisasi komunitas relawan emergensi kesehatan mengabdikan diri pada tugas kemanusiaan. Hal itu tugas bersama sehingga kolaborasi dan sinergi menjadi yang utama.

“KREKI dalam mengemban tugas kemanusiaan menangkap mata rantai paling hulu,” katanya.

Menurut Supriyantoro, mitigasi menjadi penting mengingat penguatan sosialisasi, edukasi dan pelatihan diperlukan sekalipun tidak ada bencana.

Karena itu, upaya mengedukasi masyarakat harus berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Mutlak, KREKI sebagai ujung tombak harus mendukung dinkes dan BPBD. Kecepatan pertolongan sekarang berbasis aplikasi KREKI-119. Ada database dan pembinaan di dalamnya,” ujarnya.

Ketua KREKI Malang Raya Ganif Djuwadi menyatakan komunitas relawan emergensi kesehatan hadir di tengah masyarakat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar warga memiliki kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan kedaruratan sehari-hari yang berkompeten. Sebab, ada banyak kasus insiden dan musibah yang terjadi dalam aktivitas sehari-hari sehingga pertolongan cepat dan tepat diperlukan guna mencegah korban cacat dan kematian.

Baca Juga :  Dinsos Kota Malang Wujudkan Impian Difabel Siap Kerja

Tetapi dalam banyak kasus, warga enggan bertindak, kalupun memberikan pertolongan mereka tidak memiliki kemampuan BHD dan kedaruratan sehari-hari. Padahal saat situasi mendesak diperlukan ketepatan dan kecepatan tindakan dalam memberikan pertolongan gawat darurat pada korban.

Keadaan situsi gawat darurat seperti kecelakaan lalu lintas, musibah, bencana alam dan penyakit akibat gaya hidup kurang sehat. Adapun sejumlah kasus, yaitu gangguan jantung, tersengat listrik, tersambar petir, tersedak benda asing dan tenggelam di sungai.

“Di Malang Raya sangat diperlukan upaya memberikan pertolongan pertama karena rencana kontingensinya bencana banjir, orang hanyut di sungai dan tenggelam. Sesuai kurikulum memadukan materi dengan SAR (search and rescue) atau pencarian dan penyelamatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Prodi Biologi Universitas Brawijaya Gelar International Summer Course

Reporter/Editor: Bagus Suryo

BERITA LAINNYA

Penjabat Wali Kota Malang Tekankan ASN Getol Berinfak di Baznas

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menyalurkan infak dan zakat melalui Unit Pengumpul

| 2 hari lalu

Penjabat Wali Kota Malang Ajak Ketua RW Komitmen Bersama Berantas Narkoba

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, mengumpulkan seluruh ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) guna membangun komitmen

| 2 hari lalu

Ketum PP Muhammadiyah: Pancasila Dasar untuk Moderasi Beragama

Tugusatu.com, MALANG—Pancasila merupakan dasar untuk moderasi beragama dengan konsep wasatiyah (jalan tengah)-nya. “Seperti yang kita tahu, Indonesia kaya akan keberagaman

| 5 hari lalu

80,1% Lulusan BINUS Langsung Berkarier Setelah Diwisuda

Tugusatu.com, MALANG—Sebanyak 80,1% lulusan sarjana BINUS sudah bekerja sehingga menjadi bukti kontribusi perguruan tinggi swasta tersebut dalam membantu mengatasi masalah

| 5 hari lalu

Dosen UMM Teliti Efek Terapi Alquran Untuk Penyintas Bencana Alam

Tugusatu.com, MALANG—Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meneliti efek terapi Alquran untuk penyintas bencana alam dan kesimpulannya, mereka tampak ikhlas dan

| 1 minggu lalu

Atasi Limbah Cair Domestik, Dosen UMM Gunakan Mikroba

Tugusatu.com, MALANG—Dosen Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menawarkan penggunaan mikroba untuk mengatasi masalah limbah cair domestik. Dosen Biologi UMM, Lud

| 1 minggu lalu

289 Awardee BSI Scholarship Pelajar Lolos Diterima di PTN

Tugusatu.com, MALANG—289 awardee BSI Scholarship Pelajar diterima di 96 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Direktur Empowerment & Education BSI Maslahat, Rusdi

| 1 minggu lalu

18 Mahasiswa The University of Quennsland Belajar Budaya dan Bahasa Indonesia di UB

Tugusatu.com, MALANG— Ada 18 mahasiswa dari The University of Quennsland, kampus berperingkat 40 dunia ini, yang akan mempelajari tentang budaya

| 1 minggu lalu

Mahasiswa Sastra Cina Universitas Brawijaya Luncurkan Cerpen Realitas Kuliah

Tugusatu.com, MALANG– Caecilia Kasih Ning Tyas, mahasiswa Program Studi Sastra Cina angkatan 2019 Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, menyampaikan

| 1 minggu lalu

Dinsos Kota Malang Wujudkan Impian Difabel Siap Kerja

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, menyiapkan kapasitas sumber daya manusia terampil para penyandang disabilitas agar mereka siap kerja

| 1 minggu lalu
fokus

Dispangtan Kota Malang Segera Perbaiki Irigasi Rusak

Aset Sawah Dijaga Sesuai Permintaan Petani

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang memastikan aset daerah berupa sawah

| 28 Juni 2024

Petani Minta Pemkot Malang Cegah Alih Fungsi Sawah

Tugusatu.com, MALANG– Petani minta Pemkot Malang menjaga sawah jangan sampai

| 28 Juni 2024
Copyright © 2024 TuguSatu.com. Allright Reserved