Tugusatu.com- Ribuan warga memadati halaman Masjid Agung Lamongan pada Minggu (15/3) sore. Mereka datang untuk mengikuti Ngaji Bareng bersama Gus Iqdam, sekaligus memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan doa.
Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan. Lantunan doa dan tausiah menjadi pengingat bagi jemaah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah di penghujung bulan suci.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir di tengah jemaah menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Gus Iqdam. Menurutnya, tausiah yang disampaikan menjadi penyemangat sekaligus penguat spiritual bagi masyarakat.
“Terima kasih Gus Iqdam yang telah hadir dan memberikan motivasi di sepuluh hari terakhir Ramadan ini,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Pak Yes menuturkan, pengajian akbar ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan doa dan harapan bagi Lamongan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, doa bersama diyakini menjadi bagian dari ikhtiar batin masyarakat.
“Semoga Lamongan selalu diberi keberkahan, dijauhkan dari bencana, dan semakin maju ke depan,” ungkapnya.
Pak Yes juga berharap kondisi cuaca ke depan semakin membaik, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Gus Iqdam mengajak jemaah untuk menjadikan momen ini sebagai penguat keimanan. Ia menilai, kebersamaan dalam doa menjadi salah satu cara menghadapi berbagai persoalan yang tengah terjadi.
“Di saat ada wilayah yang terdampak banjir, kita tidak hanya berikhtiar secara lahir, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah,” tuturnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya memaksimalkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, doa, dan introspeksi diri, agar dapat meraih keberkahan serta kemuliaan malam Lailatul Qadar.(*)






