Kelompok Transportasi dan Minyak Goreng Jadi Pemicu Utama Inflasi di Kota Malang

Minyak goreng sebagai komoditas penyumbang inflasi di Kota Malang. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo
Minyak goreng sebagai komoditas penyumbang inflasi di Kota Malang. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo

Tugusatu.com- Kota Malang, Jawa Timur, mengalami inflasi bulanan sebesar 0,05 persen pada April 2026. Pemicu inflasi salah satunya kelompok transportasi dengan andil 0,09 persen (month to month/mtm) terhadap inflasi umum.

“Inflasi bulanan di Kota Malang lebih tinggi dibandingkan inflasi Jatim sebesar 0,02 persen, dan lebih rendah daripada nasional 0,13 persen,” tegas Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifuddin dalam rilis, kemarin.

Adapun inflasi tahun ke tahun di Kota Malang sebesar 2,7 persen dan inflasi tahun kalender 1,04 persen.

Komoditas penyumbang utama inflasi bulanan di Kota Malang, yaitu minyak goreng, air kemasan, angkutan udara, jagung manis, beras, daging sapi, nasi dengan lauk, tomat, kopi siap saji, dan upah asisten rumah tangga.

Ia menjelaskan harga minyak goreng mengalami kenaikan 3,26 persen sehingga memberikan andil inflasi 0,04 persen. Penyebabnya, harga minyak sawit di pasar internasional melonjak pada April 2026. Sedangkan inflasi pada kelompok transportasi dipicu oleh kenaikan harga avtur pada April sehingga harga tiket pesawat ikut terkerek.

Pada catatan peristiwa sepanjang April, lanjutnya, terjadi penurunan harga telur dan daging ayam ras akibat mulai normalnya permintaan usai Lebaran.

ISSN 3063-2145
Penulis: Bagus SuryoEditor: Ahmad Yakub