Bulog Malang Pastikan Pasokan Minyakita ke Pasar Tradisional Terjaga

Bulog Malang bersama Satgas Pangan Polresta Malang Kota memantau stok Minyakita di Pasar Bunulrejo, Kota Malang. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo
Bulog Malang bersama Satgas Pangan Polresta Malang Kota memantau stok Minyakita di Pasar Bunulrejo, Kota Malang. Foto: Tugusatu/Bagus Suryo

Tugusatu.com- Perum Bulog Cabang Malang, Jawa Timur, memastikan ketersediaan minyak goreng Minyakita tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan konsumen di Kota Malang.

Pemimpin Cabang Bulog Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, mengatakan Bulog terus mengupayakan distribusi Minyakita merata ke pedagang, termasuk yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Kita upayakan selalu tersedia, semua pedagang bisa mendapatkan Minyakita,” ujarnya saat pemantauan di Pasar Bunulrejo bersama Satgas Pangan Polresta Malang Kota, Sabtu (18/4).

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Bulog bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Pemkot Malang dalam memfasilitasi pengurusan NIB bagi pedagang pasar.

Ia menjelaskan, pasokan Minyakita ke pasar tradisional di wilayah Malang sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala. Kuota yang tersedia pun dinilai cukup, baik untuk kebutuhan pasar maupun program bantuan pangan.

Saat ini, stok Minyakita di Kota Malang mencapai sekitar 9.000 liter dan akan terus ditambah hingga memenuhi kebutuhan dua pekan ke depan. Penambahan pasokan dilakukan melalui koordinasi dengan Bulog Jawa Timur.

Pasokan Minyakita bakal ditambah sebanyak 24.000 kardus untuk kebutuhan selama 2 pekan. Satu kardus berisi 12 kantong kemasan 1 liter dan 6 kantong untuk kemasan 2 liter.

Secara keseluruhan, Bulog Malang telah menyalurkan bantuan pangan sebanyak 12.574 ton beras dan 2,5 juta liter Minyakita kepada 623.725 penerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita.

Di tingkat pedagang, ketersediaan minyak goreng juga stabil. Supriyono, pedagang di Pasar Bunulrejo, menyebut Minyakita diminati pembeli karena harganya relatif lebih terjangkau.

“Sekarang stok aman, harga juga masih stabil,” katanya.

Saat ini, Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter di tingkat pasar. Sementara itu, distribusi Minyakita juga dilakukan serentak oleh 13 cabang Bulog di Jawa Timur untuk menjaga harga tetap sesuai dengan ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

ISSN 3063-2145
Penulis: Bagus SuryoEditor: Ahmad Yakub