Kanal

Network

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Tugu Satu Facebook
Tugu Satu Twitter
Tugu Satu Instagram
Tugu Satu YouTube
Copyright © 2024 Tugu Satu. Allright Reserved

Peternak Sapi Lokal Waswas Program Susu Gratis Prabowo Justru Dinikmati Produsen Susu Bubuk

Oleh
Jumat, 31 Mei 2024 - 00:52 WIB

Tugusatu.com, MALANG– Peternak sapi perah di Kabupaten Malang, Jawa Timur, merasa waswas bahkan resah tidak menikmati manfaat program susu dan makan gratis kepada siswa sekolah seperti janji presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Terkadang ada keresahan, yang panen (menikmati) justru (produsen) susu bubuk,” tegas Presiden Direktur Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur, Eva Marliyanti, Kamis (30/5).

Eva menjelaskan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) baru-baru ini telah membuat populasi sapi perah menurun drastis. Sapi terdampak PMK sebanyak 2.000 ekor dari 7.000 ekor milik anggota KAN Jabung Syariah Jawa Timur.

Sedangkan sisa indukan sapi perah 5.000 ekor. Produksi susu dari sapi yang tersisa itu merosot drastis berimbas menurunkan pendapatan. Bahkan, 300 peternak dari total anggota 2.300 orang tidak punya sapi. Peternak lainnya kesulitan recovery, ada juga yang trauma akibat musibah PMK.

Baca Juga :  Nusantara Volunteering Program (NVP) Berbagi Ilmu, Karyawan UP Brantas Jadi Guru Tamu di SMK Brantas

“Produktivitas susu per ekor pada masa pemulihan rata-rata turun 3 liter. Per hari hanya 9-10 liter dari produksi ideal 13 liter. Penurunan produksi susu karena sapi berkurang,” ujarnya.

Kebanyakan peternak terpuruk lantaran kesulitan mengakses pembiayaan di perbankan. Peternak lainnya mampu pulih tapi dengan jumlah sapi sudah berkurang. Saat ini, kondisi pascawabah PMK membuat peternak dalam dilema karena sapi pengganti jumlahnya sangat terbatas.

“Kita lihat di Jawa, hampir semua sapi bekas PMK. Kalau kita beli, produktivitasnya tidak terlalu bagus. Di sisi lain, stok sapi tidak terlalu banyak. Jadi, kita agak kesulitan dalam pemulihan populasi,” ungkapnya.

Karena itu, peternak belum mampu memenuhi kebutuhan untuk susu dan makan gratis kepada siswa sekolah sesuai program Prabowo Subianto.

Baca Juga :  BRI Regional Office Malang Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dan Panti Werdha

“Kita menyadari, program ini jauh dari kemampuan peternak. Kita baru bisa menyuplai 15% dari program susu gratis,” katanya.

Menurut Eva, program presiden terpilih Prabowo Subianto tentunya sangat diharapkan bisa memulihkan peternak dari keterpurukan. Sebab peternak kini sangat membutuhkan tambahan populasi sapi dengan indukan yang bagus.

“Kebanyakan peternak khawatir, populasi sapi yang masuk (impor) pada farm besar. Kami yakin pemerintah tidak menutup mata, kondisi peternak sebetulnya banyak yang kesulitan populasi. Itu yang harus disinkronkan antara peternak, koperasi dan pemerintah,” ucapnya.

Sehingga program susu dan makan gratis akan bermanfaat bagi peternak kecil yang membutuhkan sapi pascawabah PMK karena mereka masih memiliki sumber daya kandang dan lahan rumput. Untuk itu, tambahan populasi melalui impor 1 juta ekor sapi agar disinkronkan dengan kebutuhan peternakan rakyat.

Baca Juga :  Baznas Kota Malang Ungkap UMKM dan Warga Miskin Terjerat Utang Pinjol dan Rentenir

“Yang kita harapkan adalah model pembiayaan lebih ramah kondisi peternak yang sedang terpukul akibat PMK,” pungkasnya.

Reporter/Editor: Abdul Malik/Bagus Suryo

 

BERITA LAINNYA

Kampung Tematik di Kota Malang Perlu Perawatan

Tugusatu.com, MALANG– Cat di rumah-rumah warga yang menjadi daya tarik pariwisata Kampung Warna Warni Kota Malang, Jawa Timur, mulai kusam.

| 8 jam lalu

Suhu Dingin Ekstrem Munculkan Embun Upas di Gunung Bromo

Tugusatu.com, MALANG– Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Kota Malang, Jawa Timur, mengeluarkan imbauan bagi calon pengunjung

| 1 hari lalu

Warga Sengkaling Lestarikan Tradisi Arak Tumpeng dan Rebutan Gunungan Suro

Tugusatu.com, MALANG– Tradisi Budaya Grebeg Suro di Dusun Sengkaling, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali digelar tahun

| 2 hari lalu

Pelanggar Cukai Rokok di Jatim Pilih Bayar Denda Rp4,7 Miliar Daripada Dipenjara

Tugusatu.com, MALANG– Pelanggar ketentuan cukai rokok lebih memilih membayar denda Rp4,7 miliar ketimbang di penjara. Denda sebesar itu dibayar oleh

| 3 hari lalu

Peringati Hari Pajak, DJP Jatim III Gelar E-Sports Olimpiade Excel

Tugusatu.com, MALANG— Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III menyelenggarakan Olimpiade Excel sebagai salah satu cabang olahraga

| 4 hari lalu

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Berhasil Amankan 932.960 batang

Tugusatu.com, MALANG—Bea Cukai Malang berhasil mengamankan  932.960 batang rokok ilegal  dan 203 botol MMEA Ilegal dengan nilai sekitar diperkirakan Rp1.285.839.700

| 4 hari lalu

Bea Cukai Jatim 2 Pilih Realistis Kejar Target Penerimaan Cukai 2024

Tugusatu.com, MALANG– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur 2 di Kota Malang, memilih realistis dalam mencapai target

| 5 hari lalu

Inke Maris & Associates Raih Penghargaan MAW Talk Awards 2024

Tugusatu.com, MALANG—Inke Maris & Associates (IM&A) Strategic Communications meraih penghargaan sebagai Perusahaan PR Paling Berpengaruh di Indonesia dalam ajang MAW

| 2 minggu lalu

Penjabat Wali Kota Malang Ingatkan UMKM Jangan Utang Pinjol

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan pelaku UMKM jangan sampai terjerat utang pinjaman online (pinjol). Hal itu

| 2 minggu lalu

Pembaruan Transportasi Publik di Kota Malang Menyedot APBD

Tugusatu.com, MALANG– Pembaruan transportasi publik di Kota Malang, Jawa Timur, bakal menyedot APBD cukup besar karena memerlukan anggaran setidaknya Rp1

| 3 minggu lalu
fokus

Dispangtan Kota Malang Segera Perbaiki Irigasi Rusak

Aset Sawah Dijaga Sesuai Permintaan Petani

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang memastikan aset daerah berupa sawah

| 28 Juni 2024

Petani Minta Pemkot Malang Cegah Alih Fungsi Sawah

Tugusatu.com, MALANG– Petani minta Pemkot Malang menjaga sawah jangan sampai

| 28 Juni 2024
Copyright © 2024 TuguSatu.com. Allright Reserved