Kanal

Network

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Tugu Satu Facebook
Tugu Satu Twitter
Tugu Satu Instagram
Tugu Satu YouTube
Copyright © 2024 Tugu Satu. Allright Reserved

Otomasi Pekerjaan, Perempuan Harus Menguasai AI Generatif

Oleh
Selasa, 21 Mei 2024 - 21:41 WIB

Tugusatu.com, MALANG—Perempuan harus menguasai AI Generatif agar tetap eksis di era otomasi pekerjaan.

Catherine Lian, General Manager & Technology Leader di IBM ASEAN, mengatakan penggunaan awal AI Generatif yang terlihat berfokus pada fungsi-fungsi yang secara historis didominasi oleh perempuan, seperti pemasaran dan layanan pelanggan, mengakibatkan banyak perempuan yang khawatir akan pekerjaannya saat ini.

Studi IBM Institute for Business Value (IBV) Women in Leadership pada tahun 2023 menemukan bahwa hampir 46% perempuan khawatir otomasi yang didorong oleh AI akan menggantikan mereka dalam pekerjaan, dibandingkan dengan hanya 37% pria yang memiliki kekhawatiran serupa.

Padahal, jika bisa memanfaatkan AI generatif dengan baik, perempuan bisa menempati posisi strategis dalam menentukan penggunaan teknologi yang relatif baru diadopsi beberapa tahun ke belakang.

Dengan menjadi agen perubahan dan mengadopsi keterampilan penggunaan AI generatif dengan cepat, perempuan tidak hanya dapat memajukan karir mereka, tetapi juga bisa mengurangi mitos gender dan bias sistemik dalam dunia kerja.

“Perempuan dapat menjadi kekuatan pendorong fungsi bisnis yang mengadopsi AI generative,” katanya dalam keterangan resminya, Selasa (21/5/2024).

Baca Juga :  Tembus 10 Juta Nasabah, SeaBank Catat Laba Rp241,47 miliar

Menurut dia, Banyak perempuan yang tidak melihat AI generatif sebagai alat yang bekerja untuk mereka. Padahal, saat AI generatif merubah alur kerja dan menuntut transformasi di seluruh organisasi, perempuan memiliki kesempatan untuk mendapatkan posisi yang setara dengan laki-laki dalam karirnya.

Empat alasan utama kenapa menciptakan lingkungan yang suportif, inklusif, dan edukatif untuk perempuan menjadi semakin penting, yakni:

Mengurangi bias gender dalam AI generatif

AI generatif dirancang untuk dapat memahami input atau prompt berdasarkan data yang sebelumnya telah digunakan untuk melatihnya. Data tersebut sering kali memiliki berbagai macam bias.

Keterlibatan perempuan secara aktif pada AI Generatif sejak awal dapat mengurangi adanya bias dan ketidaksetaraan yang terjadi secara sistemik karena mereka bisa menyoroti hasil yang bermasalah dari awal.

Penelitian Female Leadership in the Age of AI dari IBM menemukan bahwa di Eropa, 73% pemimpin bisnis percaya bahwa memiliki lebih banyak pemimpin perempuan di sektor mereka berperan penting untuk mengurangi bias gender dalam AI—tetapi saat ini hanya 32% yang memiliki perempuan yang bertanggung jawab mengambil keputusan mengenai strategi AI.

Baca Juga :  Asuransi Astra Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Award 2024  

Meningkatkan peran strategis perempuan di berbagai pekerjaan

Akan semakin sedikit perempuan yang menjadi pemimpin di masa depan jika perempuan tidak memanfaatkan AI generatif untuk mendapatkan keunggulan kompetitif saat ini.

Penelitian IBV menunjukkan bahwa jumlah pemimpin perempuan semakin menyusut. Hanya 14% VP senior, 16% VP atau direktur, dan 19% posisi manajer senior dipegang oleh perempuan, di mana persentase tersebut lebih rendah dibandingkan 2019. Tren penurunan ini tidak baik untuk kesetaraan gender dan juga bagi bisnis. Ditambah lagi, penelitian juga menunjukkan bahwa organisasi-organisasi yang secara formal memprioritaskan penempatan perempuan dalam posisi kepemimpinan mengalami pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi dan memiliki tingkat retensi karyawan yang lebih tinggi.

Memberikan kekuatan super dalam pekerjaannya

Menurut studi ini, fungsi kerja pada 77% pekerja entry-level akan mengalami perubahan. Perempuan yang memiliki visi mengenai AI, memahami bagaimana AI selaras dengan tujuan strategis, dan mengkomunikasikan bagaimana AI harus digunakan untuk memberikan hasil yang berarti akan mendapatkan keunggulan yang tidak ada duanya.

Baca Juga :  Kemeriahan Bukber di Kampung Budaya Polowijen

Seiring dengan berkembangnya teknologi transformatif ini, perempuan mempunyai peluang untuk menjadi pelopor penggunaan AI generatif secara produktif dan bertanggung jawab.

Hal ini diharapkan dapat mendorong organisasi tempat mereka bekerja agar memperhatikan penerapan tersebut. Menggabungkan analisis yang tajam dan komunikasi yang baik dapat memberi perempuan kekuatan super di era AI generatif.

Menciptakan pekerja produktif

Menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019, ada sekitar 51,81% perempuan yang aktif secara ekonomi. Angka ini menanjak menjadi 52,52% pada tahun 2023.

Oleh karena itu, peningkatan pemanfaatan AI Generatif oleh perempuan menjadi sangat penting mengingat keterlibatan mereka dalam angkatan kerja Indonesia yang terus meningkat

Dengan menguasai lanskap AI yang terus berkembang, perempuan dapat menciptakan cara-cara baru dalam memberikan nilai bisnis dan memajukan karir mereka.

Seiring dengan semakin banyaknya perempuan yang mampu menghadapi tantangan ini, mereka dapat terus berinovasi secara bertanggung jawab dan mendefinisikan kembali peran kepemimpinan di masa depan.

 

Reporter: Bagus Suryo

 

 

 

 

 

 

 

BERITA LAINNYA

JNE Berikan Program Jaminan Garansi Uang Kembali

Tugusatu.com, MALANG—Program 1daylivery Garansi Uang Kembali dapat dinikmati hingga ke Kabupaten di seluruh Jawa Timur, Denpasar, Nusa Tenggara Barat dan

| 1 minggu lalu

Bank Digital Dituntut Berikan Nilai Tambah bagi Nasabah

Tugusatu.com, MALANG—Di tengah tren pertumbuhan tersebut, pelaku industri digital lantas dituntut untuk terus berinovasi dan memiliki nilai tambah yang kompetitif

| 1 minggu lalu

Rayakan Prestasi Talenta Inspiratif, Telkomsel Awards 2024 Segera Hadir

Tugusatu.com, MALANG—Telkomsel akan kembali melangsungkan Telkomsel Awards 2024, sebuah acara penghargaan tahunan yang diselenggarakan untuk merayakan momen ulang tahun ke-29

| 1 minggu lalu

PO Bus Juragan 99 Trans Raih Dua Rekor MURI

Tugusatu.com, MALANG—Juragan 99 Trans, salah satu unit bisnis unggulan J99 Corp. yang bergerak di bidang transportasi darat yang melayani rute

| 1 minggu lalu

JNE Sabet Indonesia Digital Popular Brand Award 2024 Kategori Jasa Pengiriman

Tugusatu.com. MALANG— JNE berhasil menyabet penghargaan ”Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2024” dalam kategori Jasa Pengiriman yang diinisiasi oleh

| 2 minggu lalu

Alam Sutera Group dan Bank Mayapada Kerja Sama Pembiyaan Kredit Properti  

Tugusatu.com, MALANG—Alam Sutera Group melakukan kerjasama dengan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (Bank Mayapada) untuk pembiayaan kredit properti. Sales &

| 2 minggu lalu

BSI dan ITB Luncurkan BSI Deposito Wakaf untuk Masjid di Cirebon

Tugusatu.com, MALANG—PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), BSI Maslahat, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi meluncurkan BSI Deposito Wakaf dengan

| 2 minggu lalu

BSI Maslahat Raih Dua Penghargaan Gold Dalam Acara Bina Mitra UMKM Award 2024

Tugusatu.com, MALANG—BSI Maslahat meraih dua penghargaan Gold untuk dua kategori yaitu Pembina UMKM dan UMKM Binaan pada Bina Mitra UMKM

| 2 minggu lalu

Asuransi Astra Edukasi Literasi Keuangan 2.536 Pelajar Vokasi di 23 Kota

Tugusatu.com, MALANG—Asuransi Astra mengedukasi literasi keuangan kepada 2.536 pelajar vokasi di 23 kota lewat program Literasi Keuangan Terpadu Asuransi Astra

| 2 minggu lalu

Krom Bank Hadirkan Fitur QRIS Agar Transaksi Lebih Fleksibel

Tugusatu.com, MALANG—PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), anak perusahaan Kredivo Group, terus memperkuat layanan perbankan digitalnya dengan meluncurkan fitur pembayaran

| 2 minggu lalu
fokus

Dispangtan Kota Malang Segera Perbaiki Irigasi Rusak

Aset Sawah Dijaga Sesuai Permintaan Petani

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang memastikan aset daerah berupa sawah

| 28 Juni 2024

Petani Minta Pemkot Malang Cegah Alih Fungsi Sawah

Tugusatu.com, MALANG– Petani minta Pemkot Malang menjaga sawah jangan sampai

| 28 Juni 2024
Copyright © 2024 TuguSatu.com. Allright Reserved