Kanal

Network

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Tugu Satu Facebook
Tugu Satu Twitter
Tugu Satu Instagram
Tugu Satu YouTube
Copyright © 2024 Tugu Satu. Allright Reserved

UB gandeng NUS Digitalisasi Warisan Kebudayaan Kota Malang

Oleh
Senin, 24 Juni 2024 - 20:21 WIB

Tugusatu.com, MALANG—Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) menjalin kerja sama dengan National University of Singapore (NUS) untuk mendigitalisasi Kajoetangan Heritage sebagai warisan kebudayaan di Kota Malang.

Dekan FIB UB, Hamamah, menegaskan proyek kerja sama ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua universitas. Mereka akan berkolaborasi selama dua tahun ke depan untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam upaya pelestarian budaya Kota Malang. Proyek kerjasama ini terbentuk untuk mewujudkan humaniora digital (Digital Humanities) UB Indonesia dan NUS Singapura selama 2 tahun oleh dosen dan mahasiswa.

“Kami, FIB UB, sedang berupaya mengembangkan digital humanities dan belajar dari universitas-universitas lain di kancah internasional merupakan salah satu langkah awal yang kami ambil. Kami menginisiasi kolaborasi ini tahun lalu, lokakarya hari ini menandai dimulainya kerja sama antara FIB UB dan NUS,” jelasnya, Senin (24/6/2024).

Dosen dan Peneliti Bbidang Digital Humanities dari NUS, Miguel Escobar Varela, berterima kasih kepada FIB UB.

“Harapan saya sebenarnya sama dengan FIB UB yaitu membangun jaringan dengan universitas di luar negeri, di mana pun. Pada intinya, kami bercita-cita membangun sinergi di masa depan, bagaimana digital humanities digunakan di ranah budaya. Maturnuwun sanget,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa autentisitas adalah sesuatu yang subyektif dan banyak dipengaruhi oleh faktor budaya dan sejarah. Bahkan, beberapa pendapat menyatakan bahwa konsep autentisitas adalah konstruksi Barat dan tidak berlaku secara universal.

Baca Juga :  80,1% Lulusan BINUS Langsung Berkarier Setelah Diwisuda

Terkadang, menginginkan autentisitas menyebabkan menghambat evolusi budaya yang terjadi secara alami. Maka, preservasi budaya dengan cara yang terlalu kaku dapat membatasi kemampuan masyarakat untuk membuat berbagai bentuk adaptasi.

Redy Eko Prastyo, penulis buku “Intelektual Kampung: Manifestasi Sinergitas Kampung Lingkar Kampus”, musisi kontemporer, dan inisiator Kampung Budaya Cempluk, sebagai narasumber mengenai budaya Kota Malang menjelaskan mengenai sejarah terbentuknya Kota Malang yang turut mempengaruhi berbagai kebudayaan di dalamnya.

Beberapa di antaranya adalah bagaimana Malang menjadi kota pertemuan karena lokasinya yang strategis, di mana hal tersebut membuat Malang menjadi kota yang dipenuhi dengan berbagai subkultur dan komunitas.

Esoknya, para mahasiswa mulai terjun untuk melihat secara langsung bagaimana kehidupan masyarakat Malang dan apa yang bisa digali lebih dalam. Studi lapangan ini merupakan Langkah awal Dokumentasi Budaya Malang kerjasama UB dan NUS untuk mengumpulkan data asli dari masyarakat Malang.

Destinasi pertama yang mereka kunjungi adalah Pasar Rakyat Oro-Oro Dowo. Pasar yang dibangun pada tahun 1932 ini merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi di Kota Malang. Upaya revitalisasi yang telah dilakukan oleh pemerintah tidak mengubah esensi dan fungsi dari pasar ini. Beberapa kios pun masih diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Baca Juga :  UMM dan King’s College London Bangun Kampus Bersama di KEK Singhasari

Salah satu yang menarik perhatian para mahasiswa adalah Toko Kopi Panca. Kios kecil dengan interior yang sederhana ini menjual berbagai jenis biji dan bubuk kopi. Di belakang kios, mereka menyediakan meja kecil dan kursi bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi secara langsung. Tempat ini menjadi titik awal eksplorasi mengenai budaya kopi di Kota Malang.

Mereka melanjutkan observasi di kedai kopi tidak jauh dari sana, Toko Kopi Kongca. Kedai yang berlokasi di Jl. Trunojoyo ini mengusung konsep kopitiam klasik. Desain interior dan daftar menu kedai ini terinspirasi dari kopitiam di Singapura. Lagi-lagi, kedai kopi ini menjadi temuan yang menarik baik bagi mahasiswa UB, mahasiswa NUS, maupun dosen dari kedua universitas.

Pengamatan untuk proyek kerja sama tidak berhenti sampai di sini. Eksplorasi kembali dilaksanakan pada Jumat (7/6/2024). Kali ini, Toko Kopi Sido Mulia menjadi tujuan. Toko kopi ini bukan sekadar toko kopi biasa. Didirikan pada 1952, toko kopi ini merupakan salah satu pemasok kopi tertua di Kota Malang. Pemilik menanam sendiri biji kopi mereka di perkebunan keluarga dan melayani pembelian biji kopi dari puluhan kedai dan kafe.

Baca Juga :  Pastikan AUG Pencak Silat Aman, UMM Siapkan Tim Kesehatan Lebihi Standar

Setelah puas mengamati Toko Kopi Sido Mulia, para mahasiswa mengunjungi beberapa tempat minum kopi lainnya untuk berbincang dengan para pemilik dan karyawan. Mahasiswa NUS, khususnya, ingin mendapatkan pengalaman lebih banyak mengenai ragam komunitas dan budaya yang dapat ditemui di kedai kopi. Tempat yang dikunjungi antara lain Rumah Akasha, Klodjen Djaja, Pipir Lepen, dan Warung Tenang.

Salah satu lokasi yang juga menjadi pusat budaya minum kopi adalah area Kajoetangan. Area ini memiliki deretan kedai kopi, baik yang telah lama berdiri maupun yang baru dirintis. Area Kajoetangan menjadi pemberhentian terakhir dari para mahasiswa dalam misi awal pengenalan terhadap budaya minum kopi di Kota Malang.

Kolaborasi yang berlanjut selama dua tahun ke depan ini diharapkan tidak hanya akan menghasilkan dokumentasi yang berharga dari Kajoetangan Heritage, tetapi juga menjadi model bagaimana akademisi dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya melalui teknologi.

Dengan adanya proyek ini, FIB UB tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pusat keunggulan dalam bidang digital humanities, tetapi juga sebagai pelopor dalam menjembatani antara tradisi dan inovasi untuk keberlanjutan budaya. Harapannya, sinergi ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik di Malang maupun di komunitas internasional yang lebih luas.

Sumber: UB

Editor/Reporter: N-1/Bagus Suryo

 

 

BERITA LAINNYA

Penjabat Wali Kota Malang Tekankan ASN Getol Berinfak di Baznas

Tugusatu.com, MALANG– Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menyalurkan infak dan zakat melalui Unit Pengumpul

| 2 hari lalu

Penjabat Wali Kota Malang Ajak Ketua RW Komitmen Bersama Berantas Narkoba

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, mengumpulkan seluruh ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) guna membangun komitmen

| 2 hari lalu

Ketum PP Muhammadiyah: Pancasila Dasar untuk Moderasi Beragama

Tugusatu.com, MALANG—Pancasila merupakan dasar untuk moderasi beragama dengan konsep wasatiyah (jalan tengah)-nya. “Seperti yang kita tahu, Indonesia kaya akan keberagaman

| 5 hari lalu

80,1% Lulusan BINUS Langsung Berkarier Setelah Diwisuda

Tugusatu.com, MALANG—Sebanyak 80,1% lulusan sarjana BINUS sudah bekerja sehingga menjadi bukti kontribusi perguruan tinggi swasta tersebut dalam membantu mengatasi masalah

| 5 hari lalu

Dosen UMM Teliti Efek Terapi Alquran Untuk Penyintas Bencana Alam

Tugusatu.com, MALANG—Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meneliti efek terapi Alquran untuk penyintas bencana alam dan kesimpulannya, mereka tampak ikhlas dan

| 1 minggu lalu

Atasi Limbah Cair Domestik, Dosen UMM Gunakan Mikroba

Tugusatu.com, MALANG—Dosen Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menawarkan penggunaan mikroba untuk mengatasi masalah limbah cair domestik. Dosen Biologi UMM, Lud

| 1 minggu lalu

289 Awardee BSI Scholarship Pelajar Lolos Diterima di PTN

Tugusatu.com, MALANG—289 awardee BSI Scholarship Pelajar diterima di 96 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Direktur Empowerment & Education BSI Maslahat, Rusdi

| 1 minggu lalu

18 Mahasiswa The University of Quennsland Belajar Budaya dan Bahasa Indonesia di UB

Tugusatu.com, MALANG— Ada 18 mahasiswa dari The University of Quennsland, kampus berperingkat 40 dunia ini, yang akan mempelajari tentang budaya

| 1 minggu lalu

Mahasiswa Sastra Cina Universitas Brawijaya Luncurkan Cerpen Realitas Kuliah

Tugusatu.com, MALANG– Caecilia Kasih Ning Tyas, mahasiswa Program Studi Sastra Cina angkatan 2019 Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, menyampaikan

| 1 minggu lalu

Dinsos Kota Malang Wujudkan Impian Difabel Siap Kerja

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, menyiapkan kapasitas sumber daya manusia terampil para penyandang disabilitas agar mereka siap kerja

| 1 minggu lalu
fokus

Dispangtan Kota Malang Segera Perbaiki Irigasi Rusak

Aset Sawah Dijaga Sesuai Permintaan Petani

Tugusatu.com, MALANG– Pemerintah Kota Malang memastikan aset daerah berupa sawah

| 28 Juni 2024

Petani Minta Pemkot Malang Cegah Alih Fungsi Sawah

Tugusatu.com, MALANG– Petani minta Pemkot Malang menjaga sawah jangan sampai

| 28 Juni 2024
Copyright © 2024 TuguSatu.com. Allright Reserved