Pemkab Lamongan Bersama Baznas Gulirkan Program Beasiswa Lamongan Cerdas dan Satu Keluarga Satu Sarjana

Pemkab Lamongan bersama Baznas berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa Lamongan Cerdas dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Foto: Tugusatu/Ahmad Yakub/ist
Pemkab Lamongan bersama Baznas berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa Lamongan Cerdas dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Foto: Tugusatu/Ahmad Yakub/ist

Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan dan Baznas Jawa Timur terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa Lamongan Cerdas dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan hal itu saat melakukan pentasharufan beasiswa kepada ratusan pelajar dan mahasiswa di Pendopo Lokatantra, Rabu (20/5).

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyatakan peningkatan kualitas pendidikan menjadi langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.

“Kemajuan daerah dapat dilihat dari perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ketika pendidikan maju, maka tingkat peradaban daerah juga akan maju,” tutur Pak Yes usai menyerahkan simbolis beasiswa Lamongan Cerdas kepada para penerima.

Orang nomor satu di Kota Soto itu menjelaskan, IPM Kabupaten Lamongan saat ini terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berada di angka 76,8. Peningkatan tersebut dipengaruhi indikator pendidikan, kesehatan, dan daya beli yang terus berkembang.

Karena itu, Pak Yes meminta seluruh penerima beasiswa memanfaatkan bantuan pendidikan dengan sebaik-baiknya serta tidak pesimistis dalam meraih cita-cita.

Pada kesempatan tersebut, Pak Yes menyampaikan upaya Pemkab Lamongan dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia emas tidak hanya melalui Lamongan Cerdas. Pemkab Lamongan juga menghadirkan berbagai program beasiswa lainnya, yakni Beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis) yang ditujukan untuk mendukung peningkatan akses pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda Lamongan.

Selain kemampuan akademik, Pak Yes juga menekankan pentingnya penguatan soft skill bagi generasi muda, seperti adab dan kemampuan bergaul di tengah masyarakat.

Ketua Baznas Lamongan Bambang Eko Mulyono mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pentasharufan beasiswa tahun ini. Sebanyak 218 anak dari 68 lembaga menerima bantuan pendidikan Lamongan Cerdas dengan total nilai Rp375,9 juta.

“Alhamdulillah pagi ini kita bersama bersyukur dapat menyalurkan beasiswa kepada ratusan penerima mulai jenjang santri, SD, SMP, SMA hingga mahasiswa,” jelasnya.

Adapun rincian penerima beasiswa Lamongan Cerdas meliputi 138 santri dari 37 lembaga yang mana masing-masing santri akan menerima beasiswa sebesar Rp1,8 juta setiap enam bulan sekali, 5 siswa SD/MI akan menerima beasiswa sebesar Rp600 ribu setiap satu tahun sekali, 5 siswa SMP/MTs akan menerima beasiswa sebesar Rp900 ribu setiap satu tahun sekali.

Termasuk 20 siswa SMA/MA dari 11 lembaga akan menerima beasiswa sebesar Rp1 juta setiap 1 bulan sekali, 35 mahasiswa dari 15 perguruan tinggi akan menerima beasiswa sebesar Rp2 juta setiap satu semester sekali, serta program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) bagi 15 penerima dari 4 lembaga akan menerima beasiswa sebesar 2 juta rupiah setiap satu semester sekali.

Selain itu, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan beasiswa bagi 20 pelajar SMA/MA dan 15 mahasiswa asal Lamongan.(*)

ISSN 3063-2145
Penulis: Ahmad YakubEditor: Bagus Suryo