Dinkes Malang Sweeping Imunisasi Campak di Rumah Warga

Dinkes Kota Malang melakukan imunisasi kejar serentak campak dengan Terget 95% sasaran. Foto: Tugusatu/Maghfirotul Hasanah
Dinkes Kota Malang melakukan imunisasi kejar serentak campak dengan Terget 95% sasaran. Foto: Tugusatu/Maghfirotul Hasanah

Tugusatu.com- Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur, melakukan sweeping ke rumah warga lantaran cakupan imunisasi kejar serentak (Catch Up Campaign/CUC belum tercapai 95%.

“Target 1354 sasaran, tapi tercapai 1150 atau 84,93% data per 7 April pukul 14.00 WIB,” tegas Kepala Dinkes Husnul Muarif, kemarin.

Ia menjelaskan petugas akan mendatangi rumah warga yang tidak hadir saat pelaksanaan imunisasi kejar serentak. Upaya itu dilakukan pada 8-13 April.

Di rumah warga, petugas imunisasi juga memberikan edukasi sehingga tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Kita mendatangi untuk memberikan edukasi, kenapa tidak datang imunisasi karena transportasi atau lainnya. Lalu anak diimunisasi di tempat,” katanya.

Selama ini, Pemkot Malang rutin melakukan imunisasi campak mengingat temuan kasus selalu ada saban tahun. Sasaran Imunisasi anak usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan.

Imunisasi, lanjutnya, guna memperkecil transmisi virus lewat saluran napas, apalagi penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menonjol di Kota Malang.

“Campak bukan penyakit menonjol meskipun tahun 2023-2025 selalu ada. Yang tertinggi penyakit ISPA, diabetes dan jantung,” ujarnya.

Imunisasi campak serentak di Kota Malang pada 1-7 April 2026. Hasilnya, tercapai 84,93% dari target 95%. Sesuai data pada tahun 2025, suspek campak sebanyak 312 orang dan 52 kasus. Sedangkan data sampai April 2026, ada temuan 61 suspek campak, sampai kini hasilnya menunggu uji laboratorium.

ISSN 3063-2145
Penulis: Maghfirotul HasanahEditor: Bagus Suryo