Cegah Kecurangan Digital, Universitas Brawijaya Perketat Pengawasan UTBK 2026

Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, mematangkan persiapan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Foto: Dok. Humas UB
Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, mematangkan persiapan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Foto: Dok. Humas UB

Tugusatu.com- Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, mematangkan persiapan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 dengan menggelar uji coba nasional serentak di 17 lokasi, Kamis (3/4/2026). Uji coba ini fokus pada stabilitas server, kesiapan perangkat, hingga validasi alur teknis ujian.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Imam Santoso menyatakan seluruh ruang ujian dipastikan steril dari sisi perangkat maupun lingkungan. Hal itu demi menjaga integritas seleksi. Sterilisasi ruang dan perangkat menjadi kunci agar proses seleksi tetap jujur dan kredibel.

UB juga memperketat pengawasan dengan memadukan petugas lapangan dan teknologi, menyusul maraknya potensi kecurangan berbasis digital.

“Kami memahami bahwa potensi kecurangan semakin canggih. Karena itu, sistem pengawasan juga harus terus diperkuat,” tegasnya.

Karena itu, sistem deteksi terus diperbarui untuk mengantisipasi modus baru yang semakin kompleks. Dari sisi mitigasi risiko, UB menyiapkan genset di setiap lokasi ujian serta memastikan jaringan dan perangkat komputer telah diuji berkala agar tetap stabil saat digunakan oleh ribuan peserta.

Sebanyak 88 teknisi dan 88 pengawas disiagakan di tiap sesi. Selain itu, 17 penanggung jawab lokasi, 17 penanggung jawab IT, dan 17 admin IT turut diterjunkan untuk memastikan pelaksanaan berjalan tanpa hambatan.

UTBK jalur SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20-30 April 2026. UB menyiapkan 67 ruang ujian dengan dukungan 1.540 unit komputer.
Tahun ini, UB membuka 5.833 kursi melalui SNBT dan 9.209 kursi lewat jalur mandiri. Tingginya jumlah pendaftar membuat persaingan dipastikan semakin ketat.

“Kami pastikan yang lolos adalah peserta dengan kapasitas akademik terbaik,” kata Imam.

Sumber: RIB/AIK/AY/Humas UB

ISSN 3063-2145
Editor: Bagus Suryo