Tugusatu.com- PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Brantas (PLN NP UP Brantas) memfasilitasi kerja sama antara SMK Brantas Karangkates, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan PT Braja Elektrik Motor, melaksanakan pelatihan dan sertifikasi konversi motor listrik.
Kegiatan yang berlangsung di SMK Brantas Karangkates pada 5-7 November 2025 ini sebagai upaya mendukung transisi energi bersih dan pengembangan SDM vokasi di bidang ketenagalistrikan.
“Melalui Program TJSL, kami tidak hanya ingin membantu masyarakat sekitar secara sosial, tetapi juga mendorong terciptanya generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Senior Manager UP Brantas, Arfan, Jumat (7/11/2025).
Arfan menjelaskan kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan SDM vokasi unggul dan inovatif di era transisi energi.
“Konversi motor listrik merupakan bentuk kontribusi nyata PLN NP UP Brantas dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pendidikan PLN NP UP Brantas berfokus pada peningkatan kompetensi dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Menurut Arfan, membekali siswa SMK dengan keterampilan praktis dalam bidang kendaraan listrik menjadi keutamaan. Hal ini sejalan dengan arah pengembangan energi berkelanjutan dan elektrifikasi transportasi nasional.
Melalui pelatihan ini, lanjutnya, para peserta mendapatkan pengetahuan teknis, pengalaman langsung dalam proses konversi motor berbahan bakar fosil menjadi motor listrik, serta sertifikasi kompetensi dari PT Braja Elektrik Motor.
Adapun peserta konversi motor listrik terdiri dari 2 guru, 1 teknisi, serta siswa kelas XI dan XII Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) masing-masing enam orang. Siswa-siswi tersebut dipilih sesuai minat, motivasi, dan nilai akademik yang baik.
Dalam kegiatan ini, seluruh peserta mendapatkan pembekalan teori seputar konversi motor listrik, mulai dari overview peraturan tentang kendaraan listrik dan administrasi konversi. Termasuk pengenalan komponen sepeda motor listrik, hingga kajian syarat teknis sepeda motor konversi.
Selain itu, peserta juga melakukan praktikum instalasi komponen mekanik, listrik, dan integrasi. Tidak lupa untuk menguji pemahaman before-after, peserta diberikan pre test dan post test.
Sementara itu, Direktur Utama PT Braja Elektrik Motor Yoga Uta Nugraha mengapresiasi inisiatif PLN NP UP Brantas yang telah menjadi jembatan kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah penting dalam memperluas penerapan teknologi ramah lingkungan di Indonesia. Melalui pelatihan ini, siswa SMK bisa belajar langsung bagaimana teknologi kendaraan listrik diimplementasikan secara nyata,” ungkapnya.
Kepala SMK Brantas Karangkates, Mintaasih Utami juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan PLN NP UP Brantas atas berlangsung kegiatan ini.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada PLN NP UP Brantas karena sudah membekali siswa-siswi SMK Brantas dengan kompetensi konversi motor listrik. Harapan kami, kompetensi baru ini dapat dijadikan sebagai mata pelajaran pilihan sehingga memudahkan siswa-siswi TSM mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru ini,” tutur Mintaasih Utami saat penutupan kegiatan ini.
Melalui inisiatif ini, PLN NP UP Brantas berkomitmen terus menghadirkan program TJSL yang berdampak jangka panjang, memperkuat kapasitas masyarakat, serta mempercepat transformasi menuju masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Narahubung:
Raden Sultani Indragunawan
Manager Business Support
PT PLN Nusantara Power UP Brantas. Tlp. 0341 – 385545 / 385546
Sumber: Siaran Pers No 27/XI/2025/PLNNP/UBRS






