Tugusatu.com- Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Jawa Timur, gerak cepat merelokasi secara humanis pedagang di Pasar Induk Gadang. Partisipasi pedagang pun terbangun sangat baik, mereka swadaya dengan penuh kesadaran membangun pasar sementara. Terkait hal itu, DPRD mengapresiasi kinerja Diskopindag.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kota Malang memberikan apresiasi atas pembenahan pasar Gadang dengan melakukan pembongkaran dan pemindahan tempat berjualan ke sebelah selatan. Hal itu mengemuka dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026, Kamis (6/11). Di sisi lain, dewan mendorong pembenahan akses jalan sehingga berdampak signifikan memperlancar arus lalu lintas.
Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi menyatakan para pedagang bersepakat turut mendukung kelancaran akses di jembatan menuju Pasar Gadang. Progresnya, pedagang bersedia bergeser agak masuk sehingga tidak menutupi sebagian jalan yang berimbas arus lalu lintas bisa lancar.
“Kami terus melakukan sosialisasi kepada pedagang guna mendukung program Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota,” tegas Eko Sri Yuliadi, kemarin.
Eko menjelaskan penampungan pedagang sementara sedang berproses dari swadaya tapi tetap berkoordinasi dengan Diskopindag. Lokasinya berada di belakang areal pasar.
Dalam waktu dekat, lanjutnya, masyarakat bisa merasakan manfaat dari pembenahan ini mulai relokasi membuat suasana pasar yang nyaman, peningkatan infrastruktur, dan pengembalian fungsi jembatan lebih tertata guna kelancaran arus lalu lintas.
Menurut Eko, perbaikan tata kelola pasar terus bergulir guna memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.
Adapun relokasi Pasar Gadang menempati lahan seluas 5.000 meter persegi dengan kapasitas 640 pedagang. Lahan seluas itu ditempati oleh pedagang sayur, buah, ikan, ayam, hingga kebutuhan pokok harian. Sebagian besar pedagang sudah menempati kios baru sejak awal September lalu secara bertahap.
Pemkot Malang menargetkan seluruh pembangunan infrastruktur pendukung rampung dalam 2-3 bulan kedepan. Dengan begitu, Pasar Gadang tahun depan diharapkan dapat beroperasi penuh sebagai pusat perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan tidak menimbulkan kemacetan.
Relokasi pedagang di Pasar Gadang bergulir sejak September 2025 lalu. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengawal langsung prosesnya yang kini menunjukkan hasil positif. Pasar Gadang pun telah berubah dengan wajah baru yang nyaman, aman, dan tertib.






